3 Catatan Positif Timnas Indonesia U-22 dalam Menghadapi Arema FC

17

liputanbolaonline.com – Perolehan hasil yang imbang pada kali kedua dalam laga Uji Coba tim garuda, Timnas Indonesia U-22 sebelum tampil menuju piala AFF U-22 2019. Sebelumnya hasil imbang juga di dapatkan pada saat melawan Bhayangkara FC dengan hasil skor 2-2, Kali ini mereka mendapatkan prolehan skor imbang 1-1 ketika melawan tim Arema FC di stadion kanjuruhan, Malang pada minggu sore (10/02/2019).

Awal nya pada babak pertama, pertandingan selesai dengan skor 0-0. Kedua tim masih belum ada yang mampu mencetak gol sampai babak pertama usai.

Pada Babak kedua tepat pada menit ke-74, Hanif Sjahbandi yang merupakan pemain asal Arema FC, berhasil membobol dan mencetak gol pada lini pertahanan Arema FC yang dikawal oleh Kurniawan Kartika Ajie. Selang 12 menit dari gol Timnas Indonesia U-22, Arema FC memberikan balasan gol yang di cetak Hanif. Robert Lima Gladiator, Striker asal Brazil itu mampu membobol gawang Timnas U-22 yang gagal di tahan oleh Kiper Nadeo Argawinata.

Banyak Tugas yang masih harus di selesaikan oleh pelatih muda Skuat Gadura. Misalnya karena tim lambat dalam mencetak gol, dan Pertahanan yang masih lemah sehingga kebobolan pada saat sudah unggul terlebih dahulu.

Timnas Indonesia Memiliki 3 Catatan positif pada setiap permainannya, berikut rangkuman catatan tersebut.

Perkuat Lini Tengah

Lini tengah Timnas Indonesia, di perkuat oleh 3 gelandang, taitu Gian Zola, Kadek Agung, dan Sani Rizki Fauzi. Penampilan trio gelandang itu sempat kurang meyakinkan pada babak pertama, yang pada saat itu sedang di temput oleh lini Serang Arema FC.

Pada babak ke dua, Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, memasukkan Hanif Sjahbandi untuk mengganti posisi lini tengah. Permainan pun berubah menjadi lebih variatif dalam melakukan serangan meski beberapa kali kesulitan dalam menembus jantung pertahanan Arema FC.

Pemain asal bandung, Hanif Sjahbandi, bermain kerja sama, melewati para pemain Arema FC, dan berhasil mencetak gol ketika medapatkan kesempatan.

setelah gol tercipta, membuat permainan lini tengah Timnas Indonesia U-22 menjadi lebih kuat, dan sering melakukan serangan, akan tetapi karena keasikan menyerang, membuat mereka lengah dalam pertahanan dan terjadi kebobolan pada gawang.

Mencetak Gol Terlebih Dahulu

Pada dua kali pertandingan laga Uji Coba, Timnas Indonesia U-22 selalu terlebih dahulu mencetak gol dari lawannya. Mereka bahkan sempat unggul ketika melawan Bhayangkara dengan mencetak gol 2-0 terlebih dahulu berkat gol Andy Setyo dan Gian Zola. Dan pada saat melawan Arema gol terjadi berkat Gol Hanif.

Agresivitas dan kemampuan dalam membaca peluang peluang yang di miliki lah yang menjadi modal berharga di Piala AFF U-22 2019.

Akan tetapi sayangnya mereka masih tidak bisa dalam mempertahankan keunggulan. Hal itu tentu saja adalah pekerjaan dan tugas yang masih harus di selesaikan.

Memberi Kesempatan Para Pemain Timnas Indonesia U-22

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri terlihat ingin semua pemain mendapatkan kesempatan bermain secara keseluruhan dan merata. hal itu dilakukan agar mampu melihat setiap perkembangan para pemainnya, dan memantapkan komposisi pemain sebelum ajang Pertandingan Piala AFF U-22 2019 yang sudah semakin dekat dan waktu nya sangat mepet di fase grup. Apalagi tim ini belum lama terbentuknya disebabkan karena beberapa pemain yang telah naik level.

Leave A Reply

Your email address will not be published.