Asa Mengejar Liverpool, Pep Optimis

11

liputanbolaonline.comManchester City menaklukkan Leicester City 3-1 di pekan ke-18 Liga Inggris. Pep Guardiola menyebut The Citizens bisa saja mengejar Liverpool.

City menang 3-1 atas Leicester di Etihad Stadium, Minggu (22/12/2019) dini hari WIB. Meski sempat tertinggal lewat gol Jamie Vardy, anak asuh Pep Guardiola bisa berbalik menang berkat gol Riyad Mahrez di menit ke-30, penalti Ilkay Guendogan (42′), dan Gabriel Jesus (69′).

Kemenangan ini membuat klub asal Manchester itu memangkas jarak dengan Leicester di klasemen Liga Inggris menjadi satu poin. City berada di urutan ketiga dengan 38 poin, sementara The Foxes di posisi kedua dengan 39 poin. Adapun dengan Liverpool, selisihnya masih 11 poin.

Setelah pertandingan, Guardiola mengapresiasi kemenangan skuat asuhannya tersebutnya. Dia mengklaim City bisa saja mengejar Liverpool di puncak klasemen Liga Inggris.

“Ketika kami kalah, itu adalah bencana dan tidak mungkin, namun ketika kami menang, mungkin untuk mengejar mereka. Kami satu poin di belakang Leicester,” kata Guardiola dilansir BBC.

“Saya hanya ingin melihat tim saya bermain dengan dan tanpa bola. Cara kami bermain musim ini bagus. Jika kami bermain seperti yang kami lakukan malam ini, kami dapat bersaing dengan semuanya,” ujarnya.

Pep Merasa Mereka Bisa Meraih Lebih Banyak Gol Melawan Leicester

Pep Guardiola merasa Manchester City harusnya menang dengan skor lebih besar dari Leicester City. Pasalnya The Citizens tampil luar biasa sesuai instruksinya.

City berhasil merapatkan jarak Leicester di urutan kedua. Hal tersebut terjadi usai mereka mengandaskan perlawanan The Foxes 3-1 di Etihad Stadium pada pekan ke-18 Liga Inggris, Minggu (22/12/2019) dini hari WIB.

Mereka harus tertinggal lebih dulu di laga ini akibat gol dari Jamie Vardy. Mereka kemudian mampu bangkit dengan menggelontorkan tiga gol yang diciptakan oleh Riyad Mahrez, penalti Ilkay Guendogan dan Gabriel Jesus.

City yang kini mengumpulkan 38 poin hanya berjarak satu angka dengan Leicester. Namun Manchester Biru masih tertinggal 11 angka dari Liverpool yang kukuh di puncak klasemen.

Guardiola sukses menghadirkan ini meski dalam kondisi yang tidak menguntungkan usai ditinggal sang assisten, Mikel Arteta. Arteta hengkang untuk menjadi manajer Arsenal.

Mantan pelatih Barcelona ini menilai keberhasilan City meraih tiga angka di laga ini karena para pemain menjalankan instruksinya dengan baik. Guardiola merasa timnya harusnya bisa menang dengan selisih gol lebih besar jika menilik dari performa luar biasa mereka di Etihad.

Leave A Reply

Your email address will not be published.