Christian Eriksen Resmi Bergabung Dengan Inter Milan

19

liputanbolaonline.com – Usai sudah saga transfer Christian Eriksen. Playmaker Tottenham tersebut akhirnya resmi bergabung dengan Inter Milan pada Selasa (28/1/2020) malam WIB kemarin.

Inter Milan bukan satu-satunya klub yang kabarnya begitu ngebet mendatangkan gelandang asal Denmark tersebut. Selain Nerazzurri, ada juga Manchester United, Barcelona, Real Madrid, dan Juventus yang dirumorkan juga tertarik pada Eriksen.

Eriksen sendiri sejak awal pekan sudah berada di Milan. Namun setelah menjalani tes medis, pihak klub memutuskan menunda pengumuman resmi karena permintaan dari tim sosial media klub.

Inter Milan akhirnya resmi memperkenalkan Eriksen pada Selasa (28/1/2020) kemarin dan disebutkan ia menandatangani kontrak berdurasi hingga Juni 2024 mendatang. Rumor yang beredar, Nerazzurri dan Tottenham sepakat di angka 20 juta poundsterling untuk pemain kelahiran 1992 tersebut.

Setelah resmi menjadi bagian dari tim Inter Milan, kini ada banyak pertanyaan di mana Eriksen bisa masuk dalam formasi yang digeber Antonio Conte musim ini? Berikut ulasan selengkapnya.

Formasi 3-5-2

Formasi 3-5-2 dengan Eriksen sebagai gelandang kanan. (c) buildlineup

Antonio Conte sejak menangani Juventus beberapa tahun silam memang dikenal sebagai pelatih yang sukses mempopulerkan kembali sistem tiga bek. Di Juventus, Conte memiliki trio hebat yang dikenal dengan sebutan trio BBC, yakni Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli, dan Giorgio Chiellini.

Sistem yang sama juga ia gunakan ketika melatih Chelsea. Di musim pertamanya, Conte memenangi Premier League dengan sistem permainan yang mengandalkan tiga bek sejajar. Dan dua kesuksesan itu bisa ia lanjutkan bersama Inter Milan.

Dengan masuknya Eriksen dan Victor Moses pada Januari ini, formasi 3-5-2 bisa sempurna. Moses akan menempati posisi wingback kanan, sementara Eriksen akan bermain di salah satu dari tiga gelandang, dan kemungkinan sebagai gelandang kanan.

Formasi 3-4-1-2

Formasi 3-4-1-2 dengan Eriksen sebagai trequartista. (c) buildlineup

Posisi terbaik Eriksen adalah ketika ia diberikan peran sebagai pemain nomor 10. Bersama Ajax Amsterdam dan Tottenham, peran itu yang membuat namanya mendunia. Kemampuannya mengatur permainan, mengkreasi serangan, mengalirkan umpan, akan sangat berguna bila Antonio Conte ingin mendapatkan potensi terbaik dari Eriksen.

Bila memainkan formasi tersebut, Eriksen akan mendapatkan tugas yang hanya berfokus pada bagaimana menciptakan peluang untuk Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez di lini depan. Dengan begitu, akan ada dua gelandang petarung di belakangnya yang akan meringankan tugas dalam membantu pertahanan.

Formasi 3-1-4-2

Formasi 3-1-4-2 dengan Eriksen sebagai gelandang serang. (c) buildlineup

Formasi yang sangat ofensif ini pernah dimainkan Inter Milan ketika tandang ke markas Borussia Dortmund di ajang Liga Champions. Kedatangan Eriksen bisa membuat Conte memiliki pemain kreatif di empat gelandang serang di belakang Lukaku dan Martinez.

Ketika melawan Dortmund, dua gelandang serang tengah ditempati Matias Vecino dan Nicolo Barella. Dengan Eriksen bergabung, posisi Vecino bisa digantikan olehnya, sementara satu gelandang bertahan bisa ditempati Brozovic.

Formasi 3-4-3

Formasi 3-4-3 dengan Eriksen sebagai penyerang kanan. (c) buildlineup

Formasi ini pernah dimainkan Antonio Conte ketika menang tipis 1-0 atas Udinese di giornata 3 Serie A. Ketika itu, Lukaku menjadi ujung tombak dengan didukung dua penyerang sayap Stefano Sensi di kiri dan Matteo Politano di kanan.

Eriksen bisa masuk dalam formasi ini sebagai satu dari tiga penyerang. Ketika bersama Tottenham, Eriksen ditugaskan Mauricio Pochettino sebagai penyerang kanan yang juga bertugas mengatur serangan dari sisi kanan lebar lapangan.

Dengan formasi ini, Eriksen bisa menempati pos kanan lini serang Inter Milan bersama Romelu Lukaku di tengah, dan salah satu dari Stefano Sensi, Matteo Politano, atau bahkan Alexis Sanchez di kiri.

Formasi 4-3-1-2

Formasi 4-3-1-2 dengan Eriksen sebagai playmaker dan dilindungi tiga gelandang tengah. (c) buildlineup

Kehadiran Eriksen akan membuat stok gelandang Inter Milan melimpah. Pusing yang menyenangkan mungkin bisa dirasakan Antonio Conte ketika mencari gelandang terbaik dalam setiap formasinya.

Nah, melimpahnya stok gelandang ini bisa dimanfaatkan juga untuk mengubah formasi secara drastis. Empat gelandang bisa turun bersama-sama dalam formasi 4-3-1-2. Peran nomor 10 di belakang dua penyerang akan ditempati Eriksen, sementara tiga gelandang di belakang akan ada banyak pilihan.

Sementara itu di pos pertahanan, Ashley Young bisa jadi alternatif untuk posisi bek kanan, sedangkan di posisi bek kiri bisa ditempati Christino Biraghi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.