Juventus Bertekad Jadikan Josep Guardiola Pelatih Di Musim Depan

43

Liputanbolaonline.comJuventus mempunyai tekad besar pada masa 2020/ 2021 yang hendak tiba. Salah satu rencana ambisius Sang Nyonya Tua ialah membajak Josep Guardiola dari Manchester City.

Juventus semenjak lama dikabarkan mau bekerja sama dengan Guardiola. Bos- bos Juventus telah lama terkesan dengan kerja pelatih berumur 49 tahun tersebut, apalagi saat sebelum di Man City.

Pada akhir masa 2018/ 2019 kemudian, pihak Juventus pernah dikabarkan mau mengontrak Guardiola. Tetapi, laki- laki kelahiran Spanyol tersebut tidak mau meninggalkan Man City. Ia masih memiliki proyek bersama klub.

Juventus kesimpulannya alihkan bidikan ke Maurizio Sarri. Pelatih berumur 62 tahun tersebut dihadirkan sesudah membawa Chelsea jadi juara Liga Europa. Dikala ini, Sarri masih jadi juru taktik Juventus.

Tekad Juventus Mengejar Guardiola

Presiden Juventus, Andrea Agnelli, masih memiliki mimpi yang sama bersama klubnya. Agnelli ini bawa Juventus jadi juara Liga Champions, gelar yang telah lama tidak sanggup diraih klub asal Turin.

Dilansir dari The Sun, Agnelli juga telah mempersiapkan rencana besar supaya dapat bawa Liga Champions ke Turin. Salah satunya dengan menunjuk Josep Guardiola bagaikan pelatih pada masa depan.

Agnelli masih berikan peluang pada Maurizio Sarri meyakinkan mutu yang dipunyai. Gelar juara Serie A bukan dimensi sukses untuknya, namun gelar juara Liga Champions.

Sedangkan itu, Guardiola telah 2 kali mencapai gelar juara Liga Champions dalam karirnya bagaikan pelatih. Ia bawa Barcelona 2 kali jadi penguasa Eropa pada tahun 2009 serta 2011. Dikala itu, Barcelona tampak begitu fantastis.

Guardiola sendiri masih memiliki kontrak dengan Man City sampai Juni 2021.

Koneksi Guardiola serta Italia

Terdapat sebagian aspek yang dapat membuat kemauan Juventus menunjuk Guardiola bagaikan pelatih jadi nyata. Salah satunya keakraban Guardiola dengan Italia. Dikala masih aktif bermain, ia sempat membela klub Italia ialah AS Roma serta Brescia.

Guardiola pula dapat berbahasa Italia dengan baik. Aspek ini pula dapat mendukung karirnya di Italia. Tidak hanya itu, Guardiola memiliki pergaulan yang baik dengan para master taktik di Italia semacam Arrigo Sacchi serta Maurizio Sarri.

Walaupun masih memiliki kontrak dengan Man City sampai 2021, kesempatan Guardiola pindah diyakini terbuka lebar. Menyusul kegagalan Man City bersaing dengan Liverpool pada masa 2019/ 2020, bukan tidak bisa jadi ia hendak menerima tantangan baru pada masa depan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.