Penyebab Manchester City Dilarang Bermain Di Liga Champions

14

Liputanbolaonline.com – Penyebab Manchester City Dilarang Bermain Di Liga Champions, Berita mengejutkan tiba dari sepak bola Eropa. Sang juara bertahan Premier League, Manchester City, dilarang bermain di kompetisi Eropa sepanjang 2 masa ke depan. Jelas berita kurang baik untuk pasukan Josep Guardiola.

Hukuman ini jelas berat untuk regu sekelas Man City yang sesungguhnya telah lama mengincar trofi sangat bergengsi di tingkat klub tersebut. Hukuman larangan bermain sepanjang 2 tahun jelas susah diterima.

The Citizens telah mempersiapkan rencana buat mengajukan banding, tetapi ingin tidak ingin hukuman ini telah telanjur memunculkan gejolak di dalam serta di luar lapangan. Para pemain terbaik Man City mulai diliputi keraguan.

Sesungguhnya apa sih kesalahan Man City hingga wajib dihukum seberat itu? Menukil Goal internasional, baca taman selanjutnya ya.

Penyebab Manchester City Dapat Hukuman Berat

UEFA menjatuhkan hukuman berat ini sebab Man City teruji melaksanakan pelanggaran sungguh- sungguh terhadap peraturan Financial Fair Play. Tidak hanya dihukum sepanjang 2 tahun, Man City pula wajib membayar denda sebesar 30 juta euro.

Tadinya, investigasi yang dicoba oleh Adjudicatory Chamber of UEFAs Club Financial Control Body( CFCB) menciptakan kalau Man City bersalah atas pelaporan pemasukan sponsor yang kelewatan pada mulai tahun 2012 hingga 2016.

Singkatnya, Man City sudah memalsukan pemasukan sponsor mereka buat menyeimbangkan neraca keuangan. Penyelidikan ini sesungguhnya telah mulai dicoba CFCB pada Maret 2019 kemudian serta kesimpulannya menyampai kesimpulan baru- baru ini.

Bagaimana Bisa?

Pasti CFCB tidak seketika menyelidiki. Awal mulanya, media asal Jerman, Der Spiegel, menuding Man City sudah melaksanakan pelanggaran berat sehabis memperoleh bocoran dokumen dari Football Leaks.

CFCB menciptakan fakta kalau Man City terencana menggelembungkan pemasukan sponsor, yang membuat mereka dapat menghabiskan banyak duit di bursa transfer, yang jelas sudah menipu UEFA.

Bagi dokumen yang bocor tersebut, owner Man City, Sheikh Mansour, sudah menggelontorkan 67, 5 juta poundsterling buat tingkatkan pemasukan sponsor tahunan Man City.

Laporan Der Spiegel juga menarangkan kalau Man City sudah menipu UEFA demi penuhi ketentuan beberapa ketentuan FFP.

Apa Respons Manhester City?

Hingga postingan ini mengudara, Goal berkata kalau Man City masih belum berdialog banyak di depan media. Regu biru itu diprediksi bakal mempertahankan perilaku yang sama hingga banding mereka diterima.

Benar, Man City telah melaporkan bakal mengajukan banding serta membantah tudingan pelanggaran FFP tersebut. Pada persoalan awal, Man City berkata kalau mereka” kecewa tetapi tidak kaget” dengan keputusan UEFA tersebut.

Man City juga menegaskan perilaku mereka buat mengajukan banding sedini bisa jadi lewat Court of Arbitration for Sport( CAS), dan mengancam proses penyelidikan sepihak UEFA.

Gimana Nasib Man City di Premier League?

Peraturan UEFA melaporkan kalau regu yang finis dalam 4 besar Premier League bakal otomatis lolos ke Liga Champions musikm selanjutnya.

Bila banding Man City ditolak, jatah tiket mereka buat Liga Champions 2020- 21 bakal otomatis diberikan pada regu yang finis di peringkat ke- 5 klasemen akhir( dengan anggapan Man City finis di 4 besar).

Bagi peraturan Liga Champions UEFA 4. 08, bila terdapat regu yang didiskualifikasi dari kompetisi, spot mereka langsung diberikan pada regu terbaik selanjutnya di papan atas.

Bagaimana Bila Man City Juara UCL Musim Ini?

Peraturan UEFA melaporkan kalau regu mana juga yang menjuarai Liga Champions bakal otomatis lolos ke kompetisi masa selanjutnya, terlepas dari laju mereka di kompetisi dalam negeri.

Tetapi, pada permasalahan ini, Goal memperhitungkan senantiasa tidak dapat bermain di Liga Champions masa depan, apalagi bila sukses jadi juara masa ini.

Man City juga tidak hendak diizinkan berman di Piala Luar biasa Eropa, dan bisa jadi dilarang di Piala Dunia Antarklub.

Leave A Reply

Your email address will not be published.