Peristiwa yang pernah Membuat Liga Indonesia Dihentikan

8

liputanbolaonline.com – 3 Peristiwa Besar yang Membuat Liga Indonesia Dihentikan

Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang kini bertajuk Shopee Liga 1 2020, memasuki masa libur. PSSI atas imbauan pemerintah, menghentikan liga untuk sementara, demi mencegah penularan virus Corona.

Awalnya, PSSI dan operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru, menetapkan jeda dua pekan. Namun, PSSI masih akan memantau situasi di Tanah Air mengenai wabah tersebut.

Di Indonesia, banyak terjadi peristiwa baik skala nasional maupun daerah, yang mengharuskan pertandingan sepak bola dihentikan sementara.

Penundaan skala kecil sudah sering terjadi. Misalnya, ketika suatu daerah sedang menggelar Pilkada. Pertandingan juga bisa ditunda apabila situasi daerah tidak kondusif, rawan bentrokan suporter, hingga masalah keamanan.

Selain itu, bencana alam juga menjadi satu di antara faktor, di antaranya gunung Merapi yang meletus pada 2010, gunung Kelud meletus pada 2014 yang berimbas beberapa laga di Jawa Timur ditunda.

Liga Indonesia juga pernah mengalami masa kelam dihentikan ketika terjadi krisis moneter pada 1997 dan berimbas kerusuhan 1998.

Berikut ini kami merangkum tiga peristiwa besar di Indonesia yang membuat kompetisi dihentikan, dalam rentang waktu 1997-2020.

Krisis Politik 1998

Divisi Utama Liga Indonesia 1997-1998 berhenti di tengah jalan karena situasi negara yang kacau. Selain resesi dunia, krisis moneter dalam negeri dan kerusuhan di beberapa daerah di Indonesia, membuat PSSI menghentikan liga yang kala itu bertajuk Liga Kansas.

Kompetisi yang diikuti 31 tim ini dihentikan pada 25 Mei 1998. Saat disetop, kompetisi sudah memainkan 234 pertandingan dan total 317. Ketika itu, format kompetisi ialah tiga wilayah, yakni barat, tengah, dan timur.

Ketika dihentikan, Persebaya berada di posisi pertama grup barat, PSMS di puncak klasemen wilayah tengah, dan PSM menghuni posisi pertama wilayah timur.

Kompetisi bergulir lagi pada musim 1998-1997 tanpa sponsor. PSIS Semarang keluar sebagai juara setelah mengalahkan Persebaya di final yang digelar di Stadion Klabat, Manado.

Sanksi FIFA

Indonesia tanpa kompetisi pada tahun 2015. Kisruh dualisme PSSI dan campur tangan pemerintah menjadi penyebabnya.

FIFA menjatuhkan sanksi pada PSSI per 31 Mei 2015. Melalui surat yang ditandatangani Sekjen FIFA, Jerome Valcke. Sebelum sanksi tersebut jatuh, Kemenpora membekukan PSSI pada 17 April 2015. Saat itu, Indonesia Super League yang disponsori QNB (Qatar National Bank), sedang berjalan.

Kompetisi pun langsung dihentikan. Hal ini berimbas pada kehidupan pemain dan pelatih yang menggantungkan hidupnya dari sepak bola. Banyak di antara mereka yang terpaksa bermain turnamen antarkampung untuk mendapatkan uang.

Pemerintah akhirnya menutupi kekosongan kompetisi dengan menggelar turnamen Piala Presiden 2015. Tahun berikutnya, turnamen Indonesia Soccer Championship dihelat sebagai pengganti kompetisi. Fase ini merupakan peralihan dari Indonesia Super League menjadi Liga 1 yang bertahan hingga sekarang.

2020: Virus Corona

Liga 1 Indonesia yang telah bergulir sejak 2017, kembali menghadapi masalah. Kali ini adalah masalah global, yakni pandemi virus Corona.

Liga 1 2020, yang disponsori oleh Shopee, dihentikan setelah menyelesaikan pekan ketiga. Ini merupakan keputusan atas imbauan pemerintah Indonesia untuk mencegah penularan virus Corona yang kini sudah menjangkiti hampir semua negara di dunia.

Seluruh klub menyetujui Liga dihentikan sementara demi kebaikan bersama. Mereka memanfaatkan waktu jeda untuk memeriksakan anggota tim dan melakukan penyuluhan pencegahan virus.

Tak hanya kompetisi Indonesia. Liga-liga Eropa dan kompetisi antarklub Eropa, juga mengalami penundaan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Terbaru, Meksiko juga menghentikan liga untuk mencegah penyebaran virus yang menyerang paru-paru itu.

Sebelum Liga Indonesia dan Liga-liga Eropa, kompetisi sepak bola di China, Jepang, dan Korea Selatan, lebih dahulu ditunda. China merupakan negara pertama yang terpapar virus tersebut hingga menyebar ke seluruh dunia

Leave A Reply

Your email address will not be published.