Selebrasi Gol Jurgen Klopp yang Penuh Emosi

15

liputanbolaonline.com – Manajer Liverpool, Juergen Klopp, melakukan selebrasi kontroversial saat timnya berjumpa Bournemouth. Ia mengaku melakukan itu karena terpengaruh dengan gol yang dicetak lawannya.

Dalam lanjutan Liga Inggris di Anfield, Sabtu (7/3/2020), Liverpool tertinggal lebih dulu lewat gol Callum Wilson di menit ke-9. Gol tersebut diprotes The Reds karena dalam prosesnya, Wilson terlihat mendorong Joe Gomez untuk menguasai bola.

Namun wasit Paul Tierney yang memimpin jalannya laga tak melihat hal tersebut sebagai pelanggaran. Gol pun disahkan.

Selanjutnya, Liverpool berhasil membalikkan keadaan lewat gol Mohamed Salah (25′) dan Sadio Mane (33′). Saat gol Mane itulah selebrasi tak biasa Klopp muncul.

Ia merayakannya sambil berteriak di depan salah satu hakim garis, Stuart Burt. Ia pun juga mengepalkan tangannya.

Seusai laga, ia pun ditanyai mengenai reaksinya tersebut.

“Saya sedang bersemangat saat itu, bisa dibilang seperti itulah,” ujar Klopp seusai laga, dikutip oleh Sky Sports.

“Sejujurnya, (selebrasi kontroversial) itu terjadi. Saya tak bermaksud melakukannya. Apakah sekarang saya ingin melakukannya? Tentu tidak.”

“Tapi saat itu, saya memang tidak mengerti mengapa gol Bournemouth disahkan.”

“Hal itu menunjukkan masih ada masalah pada VAR. Bukan VAR atau sistemnya, tapi orang dan peraturannya. Sudah jelas itu pelanggaran. Sentuhan (Wilson) sudah cukup membuat Joe terganggu. Sudah jelas itu pelanggaran,” sambung manajer asal Jerman itu.

Klopp bisa saja terancam terkena hukuman karena bersikap tidak hormat kepada perangkat pertandingan. Pekan lalu, manajer Everton, Carlo Ancelotti, sudah dihukum denda 8 ribu Paun karena protes kepada wasit usai laga Everton vs Manchester United.

Mohamed Salah Samai Rekor Michael Owen

Mohamed Salah mencetak satu gol ke gawang Bournemouth di pekan ke-29 Liga Inggris. Ia pun berhasil menyamai rekor milik legenda The Reds, Michael Owen.

Diberitakan Metro, gol Salah tersebut membuatnya sudah mengemas 20 gol di seluruh ajang musim ini.

Dengan demikian, ia menjadi pemain pertama setelah Owen yang berhasil mencetak setidaknya 20 gol selama tiga musim berturut-turut.

Musim 2018/19 lalu, Salah membuat 27 gol di seluruh ajang. Sedangkan di musim perdananya di Liverpool (2017/18), ia membuat 44 gol di semua kompetisi.

Hal serupa terakhir kali dilakukan Owen, di mana ia membuat 24 gol pada musim 2000/01, 28 gol di 2001/02, dan 28 gol pada musim 2002/03.

Salah juga berhasil mengalahkan Luis Suarez dan Steven Gerrard. Kedua pemain tersebut hanya pernah melakukannya selama dua musim beruntun.

Suarez mencetak masing-masing 30 dan 31 gol di musim 2012/13 dan 2013/14. Sedangkan Gerrard pernah membuat 21 gol di musim 2007/08 dan 24 gol di musim 2008/09.

Namun Salah masih kalah dibandingkan legenda Liverpool lainnya, Ian Rush. Eks striker asal Wales itu pernah membuat minimal 20 gol semusim selama 6 tahun beruntun, yakni selama 1981-87.

Leave A Reply

Your email address will not be published.